Kisi-Kisi dan Soal Akhir Semester (SAS): Pengertian, Fungsi, dan Contohnya
Evaluasi pembelajaran merupakan bagian penting dalam proses pendidikan. Salah satu bentuk evaluasi yang dilakukan secara rutin adalah Soal Akhir Semester (SAS). Agar penyusunan soal lebih terarah, objektif, dan sesuai kurikulum, guru perlu membuat kisi-kisi sebelum menyusun SAS. Artikel ini akan membahas pengertian, fungsi, serta contoh kisi-kisi dan SAS.
1. Apa Itu Kisi-Kisi?
Kisi-kisi adalah pedoman atau kerangka dasar yang digunakan untuk menyusun soal evaluasi, seperti ujian tengah semester (PTS), ujian akhir semester (SAS), atau ujian sekolah.
Kisi-kisi berfungsi mengarahkan penyusun soal agar:
-
Mengacu pada kompetensi dasar (KD) dan tujuan pembelajaran.
-
Menentukan level kognitif soal (misalnya C1 sampai C6 dalam Taksonomi Bloom).
-
Menjamin soal bervariasi dan proporsional.
-
Menghindari soal yang keluar dari materi atau terlalu menyimpang.
Unsur-unsur dalam kisi-kisi:
-
Kompetensi Dasar (KD)
-
Indikator pencapaian kompetensi
-
Materi pokok
-
Level kognitif (C1–C6)
-
Bentuk soal (PG, isian, uraian)
-
Nomor soal
2. Apa Itu Soal Akhir Semester (SAS)?
SAS (Soal Akhir Semester) adalah bentuk evaluasi sumatif yang diberikan kepada peserta didik setelah menyelesaikan seluruh materi pada satu semester. SAS digunakan untuk mengukur:
-
Tingkat penguasaan kompetensi peserta didik selama satu semester.
-
Efektivitas proses pembelajaran.
-
Kesiapan peserta didik untuk melanjutkan ke materi berikutnya.
SAS biasanya berisi soal pilihan ganda, isian singkat, hingga uraian, disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan kurikulum.
3. Fungsi Kisi-Kisi Dalam Penyusunan SAS
Kisi-kisi sangat penting dalam penyusunan SAS karena:
a. Menjamin Validitas
Soal sesuai dengan kompetensi yang harus dikuasai siswa.
b. Menjaga Keseimbangan Materi
Materi yang diujikan merata dan mencakup semua aspek penting.
c. Menghindari Subjektivitas
Kisi-kisi menjadi panduan objektif bagi guru dalam menyusun soal, sehingga tidak hanya berdasarkan ingatan atau menebak.
d. Memudahkan Penyusunan dan Analisis
Dengan kisi-kisi, guru lebih mudah memastikan kesesuaian soal dan melakukan evaluasi kualitas soal di akhir.
Penutup
Kisi-kisi dan SAS merupakan dua komponen penting dalam proses evaluasi pembelajaran. Dengan kisi-kisi yang baik, penyusunan SAS menjadi lebih terarah, tepat sasaran, dan objektif. Hal ini membantu guru dan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran secara optimal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar